
1.
"Program tidak dapat diinstall?"
2. "Error Membuka Database
…"
3. "Login Salah !"
4. "Menu tidak tampil bila login
dengan operator tertentu?"
5. "Stock tidak terlihat pada daftar
stock saat transaksi?"
6. "Printer tidak berfungsi?"
7. "Apa yang dimaksud dengan printer
POS ?"
8. "Apakah ada tanda apabila kertas
yang dipergunakan dalam printer POS akan habis ?"
9. "Customer Display tidak berfungsi?"
10. "Apakah yang dimaksud dengan
cash drawer ?"
11. "Cash drawer tidak membuka?"
12. "Barcode scanner tidak dapat
membaca?"
13. "Barcode scanner harus di setting?"
14. "Barcode tidak terbaca scanner?"
15. "Berapa
panjang kode atau barcode stock yang direkomendasikan?"
16. "Apa yang dimaksud dengan
Printer Barcode ?"
17. "Apakah bisa mencetak barcode
dengan printer biasa ?"
18.
Error "Nomor transaksi telah digunakan
..."
19. "Paper roll pada dot matrix
printer seperti LX-300, LX-300+ atau LX-800"
20. "Tanggal di komputer mana yang
digunakan untuk transaksi?"
21.
"Bagaimana membuat transaksi sehingga
dapat Beli 5 Bonus 1?"
22. "Transport data sangat lama?"
23.
"Mau restore data tetapi password
filenya lupa?"
24. "Fisik uang tidak sesuai dengan
data transaksi di komputer?"
25. "Bagaimana
bila sedang melakukan transaksi tiba-tiba listrik mati atau
komputer hang?"
26. "Karena suatu hal transaksi
tidak dapat dicetak, bagaimana cara mendapatkan bukti transaksi?"
27. "Stock tidak bisa dimutasi?"
28. "Apa itu Time Discount?"
29. "Bagaimana melanjutkan sesi
operator?"
30.
"Bagaimana melakukan penjualan
stock dengan jumlah item menggunakan koma, seperti pada contoh
penjualan buah sebanyak 0,5 kilogram?"
31. "Bagaimana membackup data dari database
server?"
32. "Bagaimana merestore data ke database
server?"
33. "Backup dengan schedule di MS SQL Server?"
31.
"Bagaimana membackup data dari database server?"
Bagi
pengguna Retail Manager yang menggunakan adaptive server anywhere
sebagai database servernya backup data dapat dilakukan dengan
mudah yaitu dengan mengcopy file rmdb.db yang secara default
berada di directory Program Files/RuangKerja/Retail Manager
Pro. Pindahkan file rmdb.db tersebut ke media CD atau yang
lainnya yang dapat menampung file tersebut. Bagi pengguna
Retail Manager yang mempergunakan MS SQL Server sebagai database
servernya ikuti langkah-langkah berikut untuk melakukan backup
data.
a. Buka Enterprise Manager dari Start -> Programs ->
Microsoft SQL Server
b. Double klik di Microsoft SQL Server
c. Double klik di SQL Server Group
d. Double klik pada server local
e. Double klik database sehingga form tampil seperti dalam
gambar berikut.

f.
Klik kanan pada databse RMDB -> pilih All Task -> pilih
Backup Database

dari
proses ini akan muncul dialog box sebagai berikut :

g.
Pilih Add untuk menentukan di direktori mana backup data akan
disimpan.

Klik
tombol untuk menentukan nama file backup database dan akan
tampil form sebagai berikut :

Isikan
nama file untuk backup database kemudian klik OK dan akan
kembali lagi ke form Select Backup Destination. Klik OK pada
form ini dan akan kembali ke form SQL Server Backup. Pilih
OK untuk memulai proses backup database. Sistem akan memberitahu
apabila backup sudah selesai dilakukan.
h.
Ambil file backup yang baru saja dibuat dan pindahkan ke media
yang akan dijadikan tempat untuk menyimpan file backup tersebut.
32.
"Bagaimana merestore data ke database server?"
Restore
data adalah kebalikan dari backup data yaitu memasukkan data
ke database server. Data yang dimasukkan adalah hasil dari
backupdata yang pernah dilakukan. Bagi pengguna Retail Manager
dengan Adaptive Server Anywhere sebagai database servernya
untuk melakukan restore data cukup mengcopykan file backup
rmdb.db ke direktori default kami yaitu Program Files ->
RuangKerja -> Retail Manager Profesional dan replace file
yang ada dengan file backup yang dimiliki. Bagi pengguna Retail
Manager dengan MS SQL Server sebagai database servernya ikuti
langkah-langkah berikut untuk restore data.
a. Ikuti
langkah seperti pada backup data sampai dengan langkah e.
b. Klik kanan pada database RMDB -> pilih All Task ->
pilih Restore Database sehingga muncul form sebagai berikut

c. Pilih
From Device kemudian pilih Select Device dan akan muncul form
sebagai berikut

d.
Klik Add untuk menentukan dan mencari file backup yang aka
di restore.
e. Apabila file backup sudah dipilih kemudian klik OK sampai
kembali ke form Restore Database.
f. Klik OK untuk memulai proses restore data. Sistem akan
memberitahu apabila proses restore data sudah selesai dan
berhasil dilakukan.
Setelah
proses restore data selesai dilakukan langkah selanjutnya
adalah memperbaiki username dan password untuk akses database
rmdb. Cara untuk memperbaiki username dan password tersebut
adalah :
a.
Double klik Security pada Enterprise Manager.
b. Double klik Login.
c. Hapus username dengan nama rmmain dengan cara pilih user
tersebut kemudian pilih delete pada keyboard dan pilih Yes
saat muncul konfirmasi penghapusan dan username akan dihapus.
d. Buat username baru dengan cara klik kanan pada Login dan
pilih New Login sehingga muncul form sebagai berikut

-
Isi username pada kolom Name dengan rmmain
- Pilih SQL Server Authentication dan isi passwordnya dengan
rmpass
- Pastikan kolom database berisi pilihan rmdb
- Pilih Tab Database Access pada SQL Server login properties
dan pilih rmdb serta pilih db_owner pada Permit In Database
Role.

-
Pilih OK apabila semua pilihan sudah ditentukan. Konfirmasi
password akan ditanyakan oleh sistem dan isikan rmpass.
- Klik OK dan proses pembuatan username selesai dilakukan.
33.
"Backup dengan schedule di MS SQL Server?"
Selain
metode backup data yang sudah dijelaskan diatas, MS SQL Server
juga bisa diset untuk melakukan backup otomatis. Langkah-langkahnya
sama seperti pada waktu akan melakukan backup data manual.
Perbedaannya setelah sampai pada form SQL Server Backup dan
nama file serta direktori backup ditentukan kemudian pilih
Schedule.

Klik
tombol .. pada kolom schedule untuk melakukan pengaturan selanjutnya
sampai muncul form berikut.

Pilih
change untuk pengaturan selanjutnya dan akan mucul form sebagai
berikut

Tentukan pilihan backup yang dikehendaki harian, mingguan
ataupun bulanan. Apabila pengaturan dirasa sudah cukup kemudian
klik OK sampai kembali ke form SQL Server Backup. Klik OK
di form SQL Server Backup untuk memulai backup dan selanjutnya
SQL Server akan melakukan backup otomatis sesuai dengan pilihan
backup yang sudah diatur.
|